Senin, 23 November 2015

Pulau Menjangan



Welcome to Menjangan Island
(Photo by Yunita http://purplebeam.blogspot.co.id/)




Photo by Agnes


Pertama kali dengar, yang ada dipikiran aku pulau menjangan itu adanya di kepulauan karimun jawa.
Tapi ini ternyata pulau menjangan yang ada di Taman Nasional Bali Barat.


Pulau menjangan ini berasal dari bahasa setempat yang artinya rusa/kijang.

Dari penginapan kami (Banyuwangi Beach Hotel) hanya berjarak lima belas menit saja menuju pelabuhan ketapang untuk selanjutnya. Dengan menggunakan perahu nelayan, perjalanan ditempuh kira-kira 30 menit. Perahu kami diisi oleh 10 orang peserta ditambah kru 5 orang.
Kalo perahu gini harus balance yah posisi manusia nya di sisi kanan dan kiri kapal.


Sesampainya di pulau menjangan. Kami langsung di suguhi keindahan Patung Ganesha. Pulau menjangan ini tidak dihuni oleh penduduk, namun dijadikan tempat peribadatan umat Hindu dari Pulau Bali.  
Saat kami datang, sedang ada upacara ibadah. Tidak ingin mengganggu kami hanya foto dari kejauhan perahu, dan beranjak lagi ke sisi lain Pulau Menjangan ini.

Patung Ganesha
(Photo by Yunita http://purplebeam.blogspot.co.id/)


Sampai disisi spot untuk snorkling, temen-teman tanpa sabar langsung dong meluncur. Aku yang saat itu lagi 'dapet'  hari ketiga ragu, gak nyaman, khawatir dimakan hiu, mengurungkan niat walaupun costum udah ready untuk snorkling .

Setelah browsing-browsing, beberapa penikmat bawah laut tidak melarang aktivitas snorkling saat sedang kedatangan tamu. Hasil penelitian mengatakan bahwa hiu tidak tertarik pada darah manusia. Dan memang biasanya (sudah saya buktikan sendiri) kalo didalam air, darah haid tidak keluar. Setelah naik dari air baru deh darah haid nya keluar lagi.
Nah kalo snorkling kan naik turun perahu yang pindah2 spotnya ( sempet mikir lagi mau turun ke laut apa kagak hiks).


Udah jauh2 kesini, liat dari atas perahu ajah udah indah banget apalagi kalo nyebur kan. Ya udah aku mutusin buat ikutan nyebur. syuuuuuuuuuuuuurrrrrr

Pas nyebuuurrr... ugghh ikan2nya banyak banget terumbunya warna warni.  Kedalamannya juga rendah paling cuma 2 meteran. Aaaaah syurga..(langsung gegulingan gaya-gaya ala pro gitu wkwk)

Karna kedalamannya yang rendah, gak tega pake kaki katak takut kaki kataknya nginjek karang-karang. Tapi ternyata tanpa kaki katak pun karangnya tetep beberapa kali keinjak (maafkeun).

Pengennya kayak Nadine Chandrawinata yg bisa free diving n gak parnoan kalo didalam laut yang lumayan dalam. Nyatanya eike mayan penakut cuy hahah. 
Liat palung yg agak dalam sekitar 10 meter nyali langsung ciut, langsung sigap make pelampung. Padahal pas sekilas liat dibagian yang dalam ini airnya bersih banget, ikan2nya banyak, terumbunya warna warni.

Temen aku ervira sama nuzuan bisa dapat foto underwater yang kece abis n spot terbaik. Mereka ini racuuun bangeeet, yang bikin aku buat list to do harus ke pulau menjangan. 

Nyatanya aku haruss didorong dulu badannya supaya gak naik-naik ke permukaan laut dan airnya agak berpasir (yah namanya juga pantai) karna banyak temen-temen sekitar yang lagi cipak cipuk sama air xixixi. Tapi aku juga cukup puas kok dengan hasil foto underwater dari guide kami http://www.yukbanyuwangi.co.id (TOP ABISS).


Terlepas dari hasil foto underwater teresebut. Menikmati langsung keindahan bawah laut pulau menjangan merupakan suatu nikmat Allah yang patut aku syukuri. Melihat langsung keindahan karang yang warna-warni, ikan yang bermacam rupa warna, ikan nemo yang lucu, menikmati suasana sekitar ahhh.. Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan???

~Pulau Menjangan , 14 November 2015~



YEEHAAAAAAAAA





Selasa, 17 November 2015

CATCHING BLUE FIRE IJEN CRATER

Ini baru pertama kalinya aku trekking (beneran trekking) setelah sebelumnya tahun 2014 trekking ringan di anak gunung krakatau.

Trekking di gunung anak krakatau, walopun bisa 15 menit buat sampe ke puncak. Tapi cukup berhasil buat aku ngos2an pengap ditanjakan berpasirnya itu.

Tanggal 14 November 2015, Pukul 00.30 kita beranjak dari Banyuwangi hotel beach. Kira-kira 1jam setengah Untuk sampai ke TM Meru Betiri menggunakan mobil elf kami.

Sampai disana pos patulding pas pukul 02.00, namun penanjakan baru diperbolehkan sekitar 02.15. Setelah briefing singkat dari guide ijen kami, tepat pukul 02.30 kami memulai trekking.

Tinggi dari Ijen adalah 2386 MDPL. Atau biasa ditempuh dengan 3 KM berjalan kaki. Normalnya biasanya pendaki bisa mencapai puncak sekitar 2 jam. Tapi kalo guide yg udah tiap hari kesini, jalan santai sellow dia bisa cuma 1jam buat sampe kepuncak (cium tangan bapak2 ini).


1,5 km pertama. 


Gileeeeeh men. Tanjakan berpasirnya sadiis. Napas langsung satu-satu, jantung dagdigdugdagdigdug, kaki pegel, udara yg dingin tiba2 malah gak kerasa sama sekali gara2 suhu tubuh meningkat, rasa-rasa omaigad this is real?

5 menit jalan langsung, istirahat bentar yah guys. 1 menit langsung jalan lagi, karna kalo kebanyakan istirahat keburu matahari muncul dan artinya blue fire is done (huaaa percuma dong eike jauh2 kemari kalo gk dapat bluefire).
Akhirnya 1.5 km pertama berhasil tuntas dengan bbrp kali istirahat dan minum.


1.5 km kedua.

Masih lama yah? Masih jauh yah? Ya ampun apa aku sellow ajah yah gak apa2 gak dapat bluefire (#semua bilangnya dalam hati).

Pelan2 mulai merenung, kayaknya aku harus bikin ritme sendiri gak usah ikutin orang. Langkah pelan2, napas pelan2, gak usah dongak keatas, fokus ajah tuh senter liat ke kaki melangkah, sambil sesekali liat sky yg full of star (MashaAllah Adeeem bener pemandangannya), jgn lupa sambil istigfar.


Penampakan Pondok Bunder saat turun

 

Sebelumnya kita sempat istirahat di kantin. Namanya pondok bunder (2214 mdpl). Akhirnya berhasil sama ke tanah yg datar gak nanjak lagi (yeaaaah).


Jangan seneng dulu, 10-15 menit lagi jam udah hampir ke angka 04.00. Masker khusus (kalo kata temen eike masker muncung babi udah dipake) untuk antisipasi gas beracun kawah. Sedangkan kita masih harus turun ke kawah terjal bebatuan. 

 

Ini medan terjal bebatuan menuju pusat kawah.
Hati-hati belerang yang keluar bikin sesak napas.

Saran, kalo misal didepan kita ada penambang, kita berhenti dulu. Persilahkan mereka lewat. Sedikit sapa gak ada salahnya kok. Soalnya beban belerang yang mereka pikul berat banget loh. kira-kira per sekali pikul 60-80 kg. Dengan harga per kg cuma sekitar Rp 1000an rupiah (syediih).


Bapak guide yg tau banget kita niat pengen liat bluefirenya, itu langsung dong kitaa digeret. Sekali lagi digereet dibebatuan terjal. Bapaknya udah hapal sama terjalnya jadi kita dijamin gak bakalan jatuh

Alhamdulillah dari 10 orang, kita berempat berhasil lihat bluefire langsung dari kawahnya.TERHARU, yah TERHARU sama diri sendiri. Langsung pengen meluk tuh Bapak guide.
 

Sambil istigfar dan memuji kekuasaan Allah, beruntung banget diwaktu yg pas masih bisa liat bluefire yg hanya ada dua didunia. Blue fire kalo diliat persis kayak api biru dikompor gas.
Tapi feeling kita ngeliat langsung itu beda banget yah, subhanallah.
15-20 menit kemudian matahari mulai muncul dan berakhirlah blue fire ijen crater.

 

Sisa Bluefire, beberapa saat sebelum matahari muncul. Gambar dari kamera @anessria

 

FINALLY

 

Selasa, 17 Februari 2015

Kebun Raya Cibodas

Kali ini, aku bakal menjelaskan rute gimana mencapai


Jakarta-Kebun Raya Cibodas:

Dari kosan (kuningan) naik Busway ke Terminal Kampung Rambutan  Rp3.500

Di Terminal Kp. Rambutan biasanya para kenek-kenek nanya sama kita mau kemana. 
Bilang ajah mau ke Cibodas, dan naiklah aku ke Bus Ekonomi Jakarta-Tasik Rp15.000
Bilang sama kenek nya turun di Cibodas. 

Karena disimpang apaa yah namanya gitu macet, perjalanan memakan waktu 3jam.. 
Apalagi pas di terminal Kp. Rambutan itu lama banget bus nya ngetem. 
eeh Kalo gak ngetem dia jalan pelan2 sambil nyari penumpang disekitaran terminal.  
Yang harusnya berangkat jam 8 pagi, jadi baru berangkat jam 9 pagi.
Nyampe di Cibodas jam 12an kurang.

Dari simpang Cibodas naik angkot warna kuning kearah kebun raya, bilang turun di kebun raya Rp3.000
Masuk ke kebun raya Cibodas bayar Rp6.000
Didalam Kebun Raya kita bisa jalan kaki, atau menggunakan bus odong2 Rp5.000. 
Tapi Kalo mau ke air terjunnya tetep ajah harus jalan mendaki gunung.he
Kebun Raya Cibodas-Jakarta:

Pas keluar dari kebun raya jalaan dikit ke arah bawah. 
Naik angkot kuning lagi sampe ke simpang cibodas Rp3.000
Dari simpang itu, nunggu bus lagi yg lewat. 
Pas mau pulang ke jakarta aku naik bus ekonomi Banjar-Jakarta Rp15.000
Karena gak macet, perjalanan hanya memakan waktu 2,5jam ajaah dan gak pake ngetem2.
Sampai kampung rambutan jakarta
Naik Busway lagi ke kuningan Rp3.500
Biaya PP per orang Rp49.000 sajaaaah..
Cucooook buat hiking ringan, menikmati pemandangan alam, udara sejuk, dan air terjun..
Tips, biar gak nyasar ke air terjunnya banyak anak kecil yg bersedia jadi guide kita dan dibayar Rp15.000-Rp25.000


#Perjalanan ini terjadi sekitar september 2012.
# juga di post di  http://aiumartazela.tumblr.com/post/31837432123/kebun-raya-cibodas

Kamis, 12 Februari 2015

Persiapan Umroh ke Tanah Suci

Kali ini aku belum membahas mengenai perjalanan suci umroh aku dan keluarga, namun lebih kepada persiapan sebelum menuju kesana.
Menurut aku persiapan umroh ini sangat penting, karena bukan hanya persiapan berupa dokumen dan barang-barang namun mental, kesehatan, serta niat perlu kita siapkan dengan baik.

Persiapan Dokumen

1. Paspor
Pembuatan paspor dapat dilakukan dikantor Imigrasi didaerah tempat tinggal setempat.
Bisa juga ikuti langkah-langkah pembuatan paspor online di
http://www.imigrasi.go.id  

  Persyaratan Pembuatan Paspor RI
  • Mengisi formulir permohonan paspor RI diperoleh di kantor imigrasi
  • Melampirkan berkas asli dan foto kopi identitas diri, antara lain KTP, KK, Ijazah Terakhir, Surat rekomendasi dari tempat bekerja (jika ada).
  • Daftarkan nama dalam tiga suku kata. Jika nama kamu hanya terdiri dari dua suku kata, kata terakhir menggunakan nama ayah.
  • Membayar biaya pembuatan paspor. Aku bayar sebesar Rp265.000 di Imigrasi Bengkulu tahun 2013.


2. Kartu Kuning
Vaksin Meningitis merupakan pencegahan terhadap penyakir radang selaput otak.
Vaksin meningitis harus dilakukan minimal 14 hari sebelum pergi umrah. 


Aku suntik vaksinnya di P2PL Kemkes http://www.pppl.kemkes.go.id/
Di Jl. Percetakan Negara No. 29, Kotak Pos 223, Jakarta 10560 .
Lokasinya persis didepan Rutan Salemba.


Disini masih lebih lumayan sepi daripada di Halim. Aku datang jam 6 dapat antrian no 4, dokter datang jam setengah 9. Nyuntiknya gak sampe 5 menit, langsung dapat kartu.
  • Vaksin Meningitis Rp 305.000 – Rp 350.000 (maaf  lupa)
  • Vaksin Influenza Rp 170.000
Jangan lupa bawa fc Paspor yang masih berlaku, fc Kartu Keluarga, Foto 4 x 6 satu   lembar.  

3. Foto Background Putih ukuran wajah 80%
Siapin dan cetak ajah banyak untuk diserahkan ke pihak travel agent.

  • 3 x 4 = 6 Lembar
  • 4 x 6 = 6 Lembar

Persiapan Peralatan

Ini nih yg buat cewek suka rempong milih dan mikir bawa baju berapa.
Agak nyesel bawa baju kebanyakan. Karena kalo kita udah pake baju muslim syar’i itu kita udah gak perlu pake mukena lagi.
Berikut list nya.


Pakaian:
1. Bawa secukupnya 5 pasang pakaian muslim syar’i udah cukup
2. Baju tidur 2 stel
3. Kaos kaki 4, dan kaos kaki antislip untuk thawaf dan sai
4. Sandal jepit
5. Jaket (jika sedang musim dingin)
6. Kaos daleman (ini kebiasaan)
7. Disposable pants dan underwear
8. Sarung Tangan


Peralatan Mandi & Make Up
1. Sabun cair secukupnya
2. Shampo sachet
3. Sikat & Pasta gigi
4. Sabun cuci (buat yg mau cuci2)
5. Tissue basah
6. Cutton bud
7. Krim Pelembab (wajib), Body Lotion, Lipbalm bisa pake vaseline original  


Obat-obatan
Obat Sakit Kepala, Obat Maag, Minyak Kayu Putih, Tolak Angin, Handsaplast, Counterpain, Salonpas, Masker (wajib).

Lainnya
1. Gunting kuku
2. Plastik untuk sandal
3. Kacamata hitam
4. Sajadah kecil
5. Cemilan
6. Tempat minum isi ulang
7. Kamera Pocket/Kamera Handphone


Bawa peralatan penting seperti sikat gigi dan tisue basah didalam tas kecil karena perjalanan dari indonesia ke Arab Saudi memakan waktu cukup lama.

Persiapan PENTING

1. NIAT
Semua bermula dari NIAT. Luruskan Niat kita bahwa kita umroh ke tanah suci semata-mata beribadah kepada Allah SWT. Fokus Ibadah.


2. SHALAT
Ibadah yang paling banyak dilakukan di tanah suci adalah Shalat, baik itu shalat wajib dan shalat sunnah lainnya.
Perbaiki dan perbanyak membaca tuntunan shalat. Ketahui arti dan makna bacaan shalat dan hayati.


3. Perbanyak baca buku tuntunan Umroh
Pahami, hayati proses dan tata cara umroh. Apa saja yang menjadi rukun wajib dan sah umroh, bacaannya, dan makna dari proses itu tersebut.
Hafalkan beberapa doa penting seperti doa masuk masjid, doa masuk masjidil haram, dan doa melihat ka’bah, doa sesudah wudhu, dan doa sesudah adzan, dzikir-dzikir, siapkan doa ditempat-tempat doa mustajab.


4. Membaca Kisah-kisah Nabi dan browsing lokasi yang akan dikunjungi
Banyak lokasi yg menjadi saksi sejarah dalam perkembangan Islam yang kita kunjungi saat ke Mekkah dan Madinnah. Setelah membaca dan menyaksikan sendiri lokasi tersebut akan semakin membuat kita cinta kepada kekasih Allah, Nabi Muhammad SAW.


5. Banyak-banyak beristigfar dan sabar.

6. Istirahat cukup mengingat perjalanan cukup jauh dan melelahkan.